Tampilkan postingan dengan label Suatu Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suatu Misteri. Tampilkan semua postingan

16 Oktober 2014

Kemunculan dengan suatu hal yang lain


2 buah kalender telah saling bergantian untuk saling mengisi tempat kelander pendahulunya di meja kerja ini. Dalam 2 waktu masa itu telah terjadi banyak hal di sekeliling yang terus berubah dan berkembang.

Terbesit di pikiran untuk menuangkan pikiran yang banyak mengganggu perasaaan ini.

Teringat akan sebuah catatan online di masa lalu, tergerak untuk mencoba membuka kembali kenangan kegiatan masa lalu itu. Catatan harian online ternyata masih berdiam tegak tak bergerak. Kucoba membuka tiap halaman catatan online ini, terlintas banyak kenangan yang saling bergantian mengingatkan kenangan dan membuat otak ini untuk refresh mengingat kembali kejadian di hari tersebut.

Untuk pertama kalinya tumbuh suatu perasaan yang belum pernah di rasakan oleh jiwa ini. Sesuatu perasaan yang aneh dan unik. Perasaan yang dahulu selalu diperhatikan dan mengacuhkan, sekarang berbalik memerhatikan dan teracuhkan.

Kepercayaan diri yang mulai tumbuh berkembang melebihi pemikiran, perlahan mulai surut kembali efek perasaan aneh ini.

Apakah ini yang di namakan anak jaman sekarang dengan nama “Galau”...?

Mudah mudahan saja Tidak.
- mencoba tuk menyangkal...

22 Maret 2011

Lubang Hitam Pada Al Qur'an

LUBANG HITAM

Abad ke-20 menyaksikan banyak sekali penemuan baru tentang peristiwa alam di ruang angkasa. Salah satunya, yang belum lama ditemukan, adalah Black Hole [Lubang Hitam]. Ini terbentuk ketika sebuah bintang yang telah menghabiskan seluruh bahan bakarnya ambruk hancur ke dalam dirinya sendiri, dan akhirnya berubah menjadi sebuah lubang hitam dengan kerapatan tak hingga dan volume nol serta medan magnet yang amat kuat. Kita tidak mampu melihat lubang hitam dengan teropong terkuat sekalipun, sebab tarikan gravitasi lubang hitam tersebut sedemikian kuatnya sehingga cahaya tidak mampu melepaskan diri darinya. Namun, bintang yang runtuh seperti itu dapat diketahui dari dampak yang ditimbulkannya di wilayah sekelilingnya.

Di surat Al Waaqi'ah, Allah mengarahkan perhatian pada masalah ini sebagaimana berikut, dengan bersumpah atas letak bintang-bintang:

Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang. Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui. (QS. Al Waaqi'ah, 56: 75-76)

Istilah "lubang hitam" pertama kali digunakan tahun 1969 oleh fisikawan Amerika John Wheeler. Awalnya, kita beranggapan bahwa kita dapat melihat semua bintang. Akan tetapi, belakangan diketahui bahwa ada bintang-bintang di ruang angkasa yang cahayanya tidak dapat kita lihat. Sebab, cahaya bintang-bintang yang runtuh ini lenyap. Cahaya tidak dapat meloloskan diri dari sebuah lubang hitam disebabkan lubang ini merupakan massa berkerapatan tinggi di dalam sebuah ruang yang kecil. Gravitasi raksasanya bahkan mampu menangkap partikel-partikel tercepat, seperti foton [partikel cahaya]. Misalnya, tahap akhir dari sebuah bintang biasa, yang berukuran tiga kali massa Matahari, berakhir setelah nyala apinya padam dan mengalami keruntuhannya sebagai sebuah lubang hitam bergaris tengah hanya 20 kilometer (12,5 mil)! Lubang hitam berwarna "hitam", yang berarti tertutup dari pengamatan langsung. Namun demikian, keberadaan lubang hitam ini diketahui secara tidak langsung, melalui daya hisap raksasa gaya gravitasinya terhadap benda-benda langit lainnya. Selain gambaran tentang Hari Perhitungan, ayat di bawah ini mungkin juga merujuk pada penemuan ilmiah tentang lubang hitam ini:

Maka apabila bintang-bintang telah dihapuskan (QS. Al Mursalaat, 77: 8)

Selain itu, bintang-bintang bermassa besar juga menyebabkan terbentuknya lekukan-lekukan yang dapat ditemukan di ruang angkasa. Namun, lubang hitam tidak hanya menimbulkan lekukan-lekukan di ruang angkasa tapi juga membuat lubang di dalamnya. Itulah mengapa bintang-bintang runtuh ini dikenal sebagai lubang hitam. Kenyataan ini mungkin dipaparkan di dalam ayat tentang bintang-bintang, dan ini adalah satu bahasan penting lain yang menunjukkan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah:

Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)


PULSAR: BINTANG BERDENYUT



Demi langit dan Ath Thaariq, tahukah kamu apakah Ath Thaariq? (yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (QS. At Thaariq, 86: 1-3)

Pulsar adalah sisa-sisa bintang padam yang memancarkan gelombang radio teramat kuat yang menyerupai denyut, dan yang berputar pada sumbunya sendiri dengan sangat cepat. Telah dihitung bahwa terdapat lebih dari 500 pulsar di galaksi Bima Sakti, yang di dalamnya terdapat Bumi kita.

Kata "Thaariq," nama surat ke-86, berasal dari akar kata "tharq," yang makna dasarnya adalah memukul dengan cukup keras untuk menimbulkan suara, atau menumbuk. Dengan mempertimbangkan arti yang mungkin dari kata tersebut, yakni "berdenyut/berdetak," "memukul keras," perhatian kita mungkin diarahkan oleh ayat ini pada sebuah kenyataan ilmiah penting. Sebelum menelaah keterangan ini, marilah kita lihat kata-kata selainnya yang digunakan dalam ayat ini untuk menggambarkan bintang-bintang ini. Istilah "ath-thaariqi" dalam ayat di atas berarti sebuah bintang yang menembus malam, yang menembus kegelapan, yang muncul di malam hari, yang menembus dan bergerak, yang berdenyut/berdetak, yang menumbuk, atau bintang terang. Selain itu, kata "wa" mengarahkan perhatian pada benda-benda yang digunakan sebagai sumpah – yakni, langit dan Ath Thaariq.

Melalui penelitian oleh Jocelyn Bell Burnell, di Universitas Cambridge pada tahun 1967, sinyal radio yang terpancar secara teratur ditemukan. Namun, hingga saat itu belumlah diketahui bahwa terdapat benda langit yang berkemungkinan menjadi sumber getaran atau denyut/detak teratur yang agak mirip pada jantung. Akan tetapi, pada tahun 1967, para pakar astronomi menyatakan bahwa, ketika materi menjadi semakin rapat di bagian inti karena perputarannya mengelilingi sumbunya sendiri, medan magnet bintang tersebut juga menjadi semakin kuat, sehingga memunculkan sebuah medan magnet pada kutub-kutubnya sebesar 1 triliun kali lebih kuat daripada yang dimiliki Bumi.

Mereka lalu paham bahwa sebuah benda yang berputar sedemikian cepat dan dengan medan magnet yang sedemikian kuat memancarkan berkas-berkas sinar yang terdiri dari gelombang-gelombang radio yang sangat kuat berbentuk kerucut di setiap putarannya. Tak lama kemudian, diketahui juga bahwa sumber sinyal-sinyal ini adalah perputaran cepat dari bintang-bintang neutron. Bintang-bintang neutron yang baru ditemukan ini dikenal sebagai "pulsar." Bintang-bintang ini, yang berubah menjadi pulsar melalui ledakan supernova, tergolong yang memiliki massa terbesar, dan termasuk benda-benda yang paling terang dan yang bergerak paling cepat di ruang angkasa. Sejumlah pulsar berputar 600 kali per detik.1

Kata "pulsar" berasal dari kata kerja to pulse . Menurut kamus American Heritage Dictionary, kata tersebut berarti bergetar, berdenyut. Kamus Encarta Dictionary mengartikannya sebagai berdenyut dengan irama teratur, bergerak atau berdebar dengan irama teratur yang kuat. Lagi menurut Encarta Dictionary, kata " pulsate ", yang berasal dari akar yang sama, berarti mengembang dan menyusut dengan denyut teratur yang kuat.

Menyusul penemuan itu, diketahui kemudian bahwa peristiwa alam yang digambarkan dalam Al Qur'an sebagai "thaariq," yang berdenyut, memiliki kemiripan yang sangat dengan bintang-bintang neutron yang dikenal sebagai pulsar.

Bintang-bintang neutron terbentuk ketika inti dari bintang-bintang maharaksasa runtuh. Materi yang sangat termampatkan dan sangat padat itu, dalam bentuk bulatan yang berputar sangat cepat, menangkap dan memampatkan hampir seluruh bobot bintang dan medan magnetnya. Medan magnet amat kuat yang ditimbulkan oleh bintang-bintang neutron yang berputar sangat cepat ini telah dibuktikan sebagai penyebab terpancarnya gelombang-gelombang radio sangat kuat yang teramati di Bumi.

Di ayat ke-3 surat Ath Thaariq istilah "an najmu ats tsaaqibu," yang berarti yang menembus, yang bergerak, atau yang membuat lubang, mengisyaratkan bahwa Thaariq adalah sebuah bintang terang yang membuat lubang di kegelapan dan bergerak. Makna istilah "adraaka" dalam ungkapan "Tahukah kamu apakah Ath Thaariq itu?" merujuk pada pemahaman. Pulsar, yang terbentuk melalui pemampatan bintang yang besarnya beberapa kali ukuran Matahari, termasuk benda-benda langit yang sulit untuk dipahami. Pertanyaan pada ayat tersebut menegaskan betapa sulit memahami bintang berdenyut ini. (Wallaahu a'lam)

Sebagaimana telah dibahas, bintang-bintang yang dijelaskan sebagai Thaariq dalam Al Qur'an memiliki kemiripan dekat dengan pulsar yang dipaparkan di abad ke-20, dan mungkin mengungkapkan kepada kita tentang satu lagi keajaiban ilmiah Al Qur'an.


BINTANG SIRIUS (SYI'RA)



Bintang Sirius [Syi’ra] muncul di Surat An Najm (yang berarti "bintang"). Bintang ganda yang membentuk bintang Sirius ini saling mendekat dengan sumbu kedua bintang itu yang berbentuk busur setiap 49,9 tahun sekali. Peristiwa alam tentang bintang ini diisyaratkan dalam ayat ke-9 dan ke-49 dari Surat An Najm.


Ketika pengertian-pengertian tertentu yang disebutkan dalam Al Qur'an dikaji berdasarkan penemuan-penemuan ilmiah abad ke-21, kita akan mendapati diri kita tercerahkan dengan lebih banyak keajaiban Al Qur'an. Salah satunya adalah bintang Sirius (Syi'ra), yang disebut dalam surat An Najm ayat ke-49:

… dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra (QS. An Najm, 53: 49)

Kenyataan bahwa kata Arab "syi'raa," yang merupakan padan kata bintang Sirius, muncul hanya di Surat An Najm (yang hanya berarti "bintang") ayat ke-49 secara khusus sangatlah menarik. Sebab, dengan mempertimbangkan ketidakteraturan dalam pergerakan bintang Sirius, yakni bintang paling terang di langit malam hari, sebagai titik awal, para ilmuwan menemukan bahwa ini adalah sebuah bintang ganda. Sirius sesungguhnya adalah sepasang dua bintang, yang dikenal sebagai Sirius A dan Sirius B. Yang lebih besar adalah Sirius A, yang juga lebih dekat ke Bumi dan bintang paling terang yang dapat dilihat dengan mata telanjang. Tapi Sirus B tidak dapat dilihat tanpa teropong.

Bintang ganda Sirius beredar dengan lintasan berbentuk bulat telur mengelilingi satu sama lain. Masa edar Sirius A dan B mengelilingi titik pusat gravitasi mereka yang sama adalah 49,9 tahun. Angka ilmiah ini kini diterima secara bulat oleh jurusan astronomi di universitas Harvard, Ottawa dan Leicester.2 Keterangan ini dilaporkan dalam berbagai sumber sebagai berikut:

Sirius, bintang yang paling terang, sebenarnya adalah bintang kembar… Peredarannya berlangsung selama 49,9 tahun. 3

Sebagaimana diketahui, bintang Sirius-A dan Sirius-B beredar mengelilingi satu sama lain melintasi sebuah busur ganda setiap 49,9 tahun. 4

Hal yang perlu diperhatikan di sini adalah garis edar ganda berbentuk busur dari dua bintang tersebut yang mengitari satu sama lain.

Namun, kenyataan ilmiah ini, yang ketelitiannya hanya dapat diketahui di akhir abad ke-20, secara menakjubkan telah diisyaratkan dalam Al Qur'an 1.400 tahun lalu. Ketika ayat ke-49 dan ke-9 dari surat An Najm dibaca secara bersama, keajaiban ini menjadi nyata:

dan bahwasanya Dialah Tuhan (yang memiliki) bintang Syi'ra (QS. An Najm, 53: 49)

maka jadilah dia dekat dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. An Najm, 53: 9)

Penjelasan dalam Surat An Najm ayat ke-9 tersebut mungkin pula menggambarkan bagaimana kedua bintang ini saling mendekat dalam peredaran mereka. (Wallaahu a'lam). Fakta ilmiah ini, yang tak seorang pun dapat memahami di masa pewahyuan Al Qur'an, sekali lagi membuktikan bahwa Al Qur'an adalah firman Allah Yang Mahakuasa.

10 Agustus 2010

Meerkat Merespons Suara Nonlinear



MEERKAT - penghuni Gurun Kalahari yang bernama Latin Suricata suricatta- kerap kali memanggil kawanannya dengan sinyal bahaya.

Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dimuat jurnal Biology Letters mengungkap bahwa panggilan yang mereka su-arakan tidak linier sehingga sulit diprediksi, berbeda dengan alarm yang dibunyikan satwa lain.

"Ada yang disebut panggilan normal dan dalam laporan, kami rujuk sebagai panggilan linier," jelas penulisnya, Simon Townsend dari University of Zurich.

Namun, katanya, dari waktu ke waktu, 20% dari panggilan jenis ini mendapat gangguan dan menjadi ruwet. Saat itulah disebut nonlinear.

Perbedaan antara kedua tipe panggilan ini sulit dideteksi telinga manusia, tapi meerkat lain mampu membedakan keduanya.

Tim pun menggunakan rangkaian yang terdiri dari sembilan tnedium-urgen-cy aerial alarm calls, atau suara yang akan dihasilkan meerkat saat mereka melihat predator di langit. Townsend menjelaskan bahwa empat dari sembilan rekaman panggilan dimasuki gangguan. "Kami memfokuskan riset pada delapan jantan dominan dari delapan kelompok berbeda," katanya.

Simon Townsend
Peneliti dari University of Zurich
Saat peneliti yakin hewan tersebut tidak dalam keadaan tertekan, mereka mulai mengkaji respons terhadap suara panggilan yang sudah mereka rekam. Temuan kami, mereka selalu menunjukkan respons lebih kuat terhadap panggilan bahaya yang tidak linear."

Kata dia, lima dari delapan jantan langsung berlari menuju lubang-respons perilaku yang paling kuat. Tiga jantan yang tersisa juga merespons lebih kuat terhadap panggilan tidak linear.


Dr Townsend mengatakan penelitian ini tidak terfokus pada penyebab mengapa hewan tersebut menghasilkan bunyi tidak linear. "Kami hanya masih
belum yakin soal mengapa panggilan ini tidak linear dan lainnya linear," katanya.

Penelitian terdahulu mengungkapkan bahwa hewan yang melihat kemunculan predator akan menghasilkan suara tidak linear sebab stres membuat getaran pita suara mereka tidak menentu.


Ringkasan Artikel Ini
Baru-baru ini, sebuah penelitian yang dimuat jurnal Biology Letters mengungkap bahwa panggilan yang mereka su-arakan tidak linier sehingga sulit diprediksi, berbeda dengan alarm yang dibunyikan satwa lain. Tim pun menggunakan rangkaian yang terdiri dari sembilan tnedium-urgen-cy aerial alarm calls, atau suara yang akan dihasilkan meerkat saat mereka melihat predator di langit. Penelitian terdahulu mengungkapkan bahwa hewan yang melihat kemunculan predator akan menghasilkan suara tidak linear sebab stres membuat getaran pita suara mereka tidak menentu.
sumber : http://bataviase.co.id/node/313527

27 Juli 2010

Mungkinkah Atlantis Yang Hilang Itu Adalah Indonesia?

 Rekan-rekan yang suka membaca atau mempelajari buku-buku tentang migrasi manusia modern berdasarkan analisis genetika molekuler (DNA), pasti pernah membaca nama Stephen Oppenheimer.




Oppenheimer adalah salah satu tokoh utama bidang ini, yang produktif menuliskan hasil-hasil risetnya. Saat ini, Oppenheimer yang semula seorang dokter anak dan pernah bertugas di Afrika, Malaysia, dan Papua New Guinea; adalah research associate di Institute of Human Sciences, Oxford University.


Salah satu bukunya yang terkenal “Out of Eden : the Peopling of the World” (2004). Ini adalah sebuah buku yang komprehensif tentang sejarah penghunian semua daratan di Bumi oleh manusia modern berdasarkan analisis DNA pada semua bangsa.

Oppenheimer memang pernah terlibat dalam suatu proyek raksasa untuk pemetaan genome manusia seluruh dunia. Dari situ ia mendapatkan data untuk menyusun bukunya. Melalui buku ini, kita bisa menebak dengan mudah bahwa Oppenheimer adalah seorang pembela pemikiran migrasi manusia : Out of Africa, dan menyerang Multiregional.

Namun kita tidak akan membahas buku tersebut,  kita akan membahas tentang bukunya yang lain, yang menyulut perdebatan.

Tahun 1998, Oppenheimer menerbitkan buku yang menggoncang kalangan ilmuwan arkeologi dan paleoantropologi,”Eden in the East : The Drowned Continent of Southeast Asia”.



Buku ini penting bagi kita sebab Oppenheimer mendasarkan tesisnya yang kontroversial itu atas geologi Sundaland. Secara singkat, buku ini mengajukan tesis bahwa Sundaland adalah Taman Firdaus (Taman Eden), suatu kawasan berbudaya tinggi, tetapi kemudian tenggelam, lalu para penghuninya mengungsi ke mana-mana : Eurasia, Madagaskar, dan Oseania dan menurunkan ras-ras yang baru. Dari buku Oppenheimer inilah pernah muncul sinyalemen bahwa Sundaland adalah the Lost Atlantis – benua berkebudayaan maju yang tenggelam.

Tesis Oppenheimer (1998) jelas menjungkirbalikkan konsep selama ini bahwa orang-orang Indonesia penghuni Sundaland berasal dari daratan utama Asia, bukan sebaliknya. Apakah Oppenheimer benar? Penelitian dan perdebatan atas tesis Oppenheimer telah berjalan 10 tahun. Disini kita akan membahas beberapa perdebatan terbaru. Sebelumnya, sedikit tentang ringkasan tesis Oppenheimer (1998) itu.

Dalam “Eden in the East: the Drowned Continent of Southeast Asia”, Oppenheimer berhipotesis bahwa bangsa-bangsa Eurasia punya nenek moyang dari Sundaland. Hipotesis ini ia bangun berdasarkan penelitian atas geologi, arkeologi, genetika, linguistk, dan folklore atau mitologi.

Berdasarkan geologi, Oppenheimer mencatat bahwa telah terjadi kenaikan muka laut dengan menyurutnya Zaman Es terakhir. Laut naik setinggi 500 kaki pada periode 14.000-7.000 tahun yang lalu dan telah menenggelamkan Sundaland.

Arkeologi membuktikan bahwa Sundaland mempunyai kebudayaan yang tinggi sebelum banjir terjadi. Kenaikan muka laut ini telah menyebabkan manusia penghuni Sundaland menyebar ke mana-mana mencari daerah yang tinggi. Terjadilah gelombang besar migrasi ke arah Eurasia.

Oppenheimer melacak jalur migrasi ini berdasarkan genetika, linguistik, dan folklore. Sampai sekarang orang-orang Eurasia punya mitos tentang Banjir Besar itu, menurut Oppenheimer itu diturunkan dari nenek moyangnya. Hipotesis Oppenheimer (1998) yang kita sebut ”Out of Sundaland” punya implikasi yang luas.

Bahkan ada yang menyebutkan bahwa Taman Firdaus (Eden) itu bukan di Timur Tengah, tetapi justru di Sundaland. Adam dan Hawa bukanlah ras Mesopotamia, tetapi ras Sunda!. Nah…implikasinya luas bukan?

Hipotesis Oppenheimer (1998) segera menyulut perdebatan baik di kalangan ahli genetika, linguistik, maupun mitologi. Kita akan meringkas beberapa perdebatan pro dan kontra yang terbaru (2007-2008). Di buku-bukunyanya yang terbaru (Out of Eden, 2004; dan Origins of the British, 2007), Oppenheimer tak menyebut sekali pun tesis Sundaland-nya itu.

Sanggahan terbaru datang dari bidang mitologi dalam sebuah Konferensi Internasional Association for Comparative Mythology yang berlangsung di Edinburgh 28-30 Agustus 2007.


Wim van Binsbergen

Dalam pertemuan itu, Wim van Binsbergen, seorang ahli mitologi dari Belanda, mengajukan sebuah makalah berjudul :

”A new Paradise myth? An Assessment of Stephen Oppenheimer’s Thesis of the South East Asian Origin of West Asian Core Myths, Including Most of the Mythological Contents of Genesis 1-11”.

Makalah ini mengajukan keberatan-keberatan atas tesis Oppenheimer bahwa orang-orang Sundaland sebagai nenek moyang orang-orang Asia Barat. Binsbergen (2007) menganalisis argumennya berdasarkan complementary archaeological, linguistic, genetic, ethnographic, dan comparative mythological perspectives.

Menurut Binsbergen (2007), Oppenheimer terutama mendasarkan skenario Sundaland-nya berdasarkan mitologi. Pusat mitologi Asia Barat (Taman Firdaus, Adam dan Hawa, kejatuhan manusia dalam dosa, Kain dan Habil, Banjir Besar, Menara Babel) dihipotesiskan Oppenheimer sebagai prototip mitologi Asia Tenggara/Oseania, khususnya Sundaland.

Meskipun Oppenheimer telah menerima tanggapan positif dari para ahli arkeologi yang punya spesialisasi Asia Tenggara, Oppenheimer tak punya bukti kuat atau penelitian detail untuk arkeologi trans-kontinental dari Sundaland ke Eurasia.

Binsbergen (2007) menantang hipotesis Oppenheimer atas argument detailnya menggunakan comparative mythology. Berikut adalah beberapa keberatan atas hipotesis tersebut :
(1) Keberatan metodologi (bagaimana mitos di Sundaland/Oseania yang umurnya hanya abad ke-19 AD dapat menjadi nenek moyang mitos di Asia Barat yang umurnya 3000 tahun BC?)

(2) Kesulitan teoretis akan terjadi membandingkan dengan yakin mitos yang umurnya terpisah ribuan tahun dan jaraknya lintas-benua, juga yang sebenarnya isi detailnya berbeda

(3) Pandangan monosentrik (misal dari Sundaland) saja sudah tak sesuai dengan sejarah kebudayaan manusia yang secara anatomi modern (lebih muda daripada Paleolitikum bagian atas)

(4) Oppenheimer tak memasukkan unsur katastrofi alam yang bisa mengubah jalur migrasi manusia

(5) Mitos bahwa Banjir Besar menutupi seluruh dunia harus ditafsirkan atas pandangan dunia saat itu, bukan pandangan dunia seperti sekarang.

Dalam pertemuan comparative mythology sebelumnya (Kyoto, 2005, Beijing 2006), Binsbergen mengajukan pandangan yang lebih luas dan koheren tentang sejarah panjang Old World mythology yang mengalami transmisi yang komplek dan multisentrik, tak rigid monosentrik seperti hipotesis Oppenheimer (1998). Winsbergen juga mendukung tesisnya itu berdasarkan genetika molekuler menggunakan mitochondrial DNA type B.

Itulah sanggahan terbaru atas tesis Oppenheimer (1998). Dukungan terbaru untuk hipotesis Oppenheimer (1998), baru-baru ini datang dari sekelompok peneliti arkeogenetika yang sebagian merupakan rekan sejawat Oppenheimer.

Kelompok peneliti dari University of Oxford dan University of Leeds ini mengumumkan hasil peneltiannya dalam jurnal “Molecular Biology and Evolution” edisi Maret dan Mei 2008 dalam makalah berjudul:

“Climate Change and Postglacial Human Dispersals in Southeast Asia”
(Soares et al., 2008)

dan

“New DNA Evidence Overturns Population Migration Theory in Island Southeast Asia” (Richards et al., 2008).

Richards et al. (2008) berdasarkan penelitian DNA menantang teori konvensional saat ini bahwa penduduk Asia Tenggara saat ini (Filipina, Indonesia, dan Malaysia) datang dari Taiwan 4000 (Neolithikum) tahun yang lalu. Tim peneliti menunjukkan justru yang terjadi adalah sebaliknya dan lebih awal, bahwa penduduk Taiwan berasal dari penduduk Sundaland yang bermigrasi akibat Banjir Besar di Sundaland.

Pemecahan garis-garis mitochondrial DNA (yang diwarisi para perempuan) telah berevolusi cukup lama di Asia Tenggara sejak manusia modern pertama kali datang ke wilayah ini sekitar 50.000 tahun yang lalu.

Ciri garis-garis DNA menunjukkan penyebaran populasi pada saat yang bersamaan dengan naiknya muka laut di wilayah ini dan juga menunjukkan migrasi ke Taiwan, ke timur ke New Guinea dan Pasifik, dan ke barat ke daratan utama Asia Tenggara – dalam 10.000 tahun.

Sementara itu Soares et al. (2008) menunjukkan bahwa haplogroup E, suatu komponen penting dalam keanekaragaman mtDNA (DNA mitokondria), berevolusi selama 35.000 tahun terakhir, dan secara dramatik tiba-tiba menyebar ke seluruh pulau-pulau Asia Tenggara pada periode sekitar awal Holosen, pada saat yang bersamaan dengan tenggelamnya Sundaland menjadi laut-laut Jawa, Malaka, dan sekitarnya.



Lalu komponen ini mencapai Taiwan dan Oseania lebih baru, sekitar 8000 tahun yang lalu. Ini membuktikan bahwa global warming dan sea-level rises pada ujung Zaman Es 15.000–7.000 tahun yang lalu, sebagai penggerak utama human diversity di wilayah ini.

Oppenheimer dalam bukunya “Eden in the East” (1998) itu berhipotesis bahwa ada tiga periode banjir besar setelah Zaman Es yang memaksa para penghuni Sundaland mengungsi menggunakan kapal atau berjalan ke wilayah-wilayah yang tidak banjir.

Dengan menguji mitochondrial DNA dari orang-orang Asia Tenggara dan Pasifik, kita sekarang punya bukti kuat yang mendukung Teori Banjir. Itu juga mungkin sebabnya mengapa Asia Tenggara punya mitos yang paling kaya tentang Banjir Besar dibandingkan bangsa-bangsa lain.

Nah, begitulah, cukup seru mengikuti perdebatan yang meramu geologi, genetika, biologi molekuler, linguistik, dan mitologi ini. Pihak mana yang mau didukung atau disanggah ? Sebaiknya, masuklah lebih detail ke masalahnya agar argument kita kuat, begitulah menilai perdebatan.

Sumber :
Awang H. Satyana - atlantis-lemuria-indonesia.blogspot.com

21 Juli 2010

Misteri Teori Tiga Spesies Manusia

Kitab Perjanjian Lama menceritakan suatu kisah di mana Daud kecil mengalahkan si raksasa Goliath. Hanya dengan menggunakan sebuah ali-ali (tali pelontar semacam ketapel) untuk membunuh lawan bertubuh raksasa, kemenangan ajaib ini menjadikannya sebagai raja orang Yahudi yang kedua.


Sementara itu banyak orang menganggap cerita tersebut hanya sebagai suatu metafora, namun temuan terbaru dari catatan tertua bangsa Filistin menyatakan bahwa Goliath benar-benar pernah ada. Benda peninggalan sejarah berupa suatu pecahan tembikar tanah liat kecil ini telah ditemukan di Israel pada 2005 oleh Universitas bidang ahli arkeologi Tell es Safi.

Pada pecahan tembikar tersebut terukir kata-kata "Alwt and Wlt" yang menurut Professor Aaron Demsky kata-kata tersebut berkaitan dengan Goliath. Studi menguatkan bahwa ukiran tersebut telah dibuat sekitar 950 tahun sebelum Masehi, yang dipercayai oleh para ahli injil kira-kira berbeda masa 70 tahun dari sejarah pertarungan ini.

Walaupun penemuan tersebut dapat menyumbangkan kredibilitas baru terhadap kisah kuno tersebut, namun ia juga dapat menjadi bagian dari teka-teki lain yang lebih menarik. Mungkin orang akan berpikir meskipun pertarungan kuno ini benar-benar berlangsung, ukuran tubuh Goliath tersebut pastinya telah dibesar-besarkan untuk mendramatisir keadaan.

Tetapi dari bukti-bukti yang telah terkumpul dari seluruh dunia sejak abad lalu menyatakan bahwa keberadaan manusia raksasa tidaklah aneh. Kenyataanya, penemuan tersebut sudah membuat orang yakin bahwa manusia jaman dahulu terdiri dari tiga ukuran yang berbeda: manusia raksasa, manusia seukuran kita dan hobbit (manusia kerdil) .
Pada musim semi 2004, sekelompok penyelidik yang bekerja di Indonesia menemukan sisa peninggalan ras manusia "hobbit" berukuran hanya tiga kaki lebih. Para peneliti menetapkan bahwa manusia kecil ini pernah hidup berdam-pingan dengan manusia seukuran kita sekitar 13.000 tahun yang lalu.
Tim peneliti termasuk ahli paleoanthropologi Indonesia Profesor T. Jacob menamai ras manusia kerdil tersebut sebagai Homo Floresiensis. Sesuai dengan nama pulau Flores yang ada di Indonesia tempat tulang belulang ditemukan.

Sebagian orang mengatakan bahwa hobbit-hobbit ini masih berkeliaran di hutan rimba, sehingga mendorong banyak pengunjung untuk mengunjungi pulau tersebut pada tahun belakangan ini untuk menyelidiki perwujudan dari kebenaran cerita tersebut.
Bukti terhadap ras manusia raksasa bahkan lebih banyak lagi. Sisa-sisa peninggalan manusia raksasa telah ditemukan di setiap bagian dunia: Tunisia, Pennsylvania, Glen Rose, Texas, Gargayan di Filipina, Syria, Moroko, Australia, dan sepanjang pegunungan Urbasa di Spanyol. Mungkin contoh yang paling terkenal dan diakui secara ilmiah adalah "Raksasa Java," yang ditemukan di Tiongkok Selatan.

Sisa-sisa peninggalan manusia serupa ditemukan dekat Tiongkok Selatan ternyata memiliki 6 jari pada setiap kaki dan tangannya. Ciri khas lebih dari lima jari kaki dan tangan kelihatannya merupakan sebuah ciri tetap pada ras manusia ini, sebagaimana seperti yang telah terlihat pada contoh-contoh yang lainnya.
Di Soviet Georgia, ditemukan kerangka manusia yang tingginya antara 9 dan 10 kaki juga memiliki 6 jari pada tangan dan kakinya. Di beberapa ayat dalam Kitab Samuel yang menyebutkan keberadaan manusia raksasa, juga diceritakan fenomena enam jari ini, seperti kitab 2 Samuel 21:20, "Lalu terjadi lagi pertempuran di Gat, dan di sana ada seorang yang tinggi perawakannya, yang tangannya dan kakinya masing-masing berjari enam: dua puluh empat seluruhnya, orang ini juga termasuk keturunan raksasa."

Walaupun terdapat sangat banyak bukti tulang belulang, begitu juga temuan perkakas dan gigi-gigi yang mana setidaknya membuktikan besarnya ukuran manusia raksasa dibandingkan ukuran manusia normal, namun kelihatannya masih tidak banyak ilmuwan mendedikasikan diri untuk meneliti fenomena ini.
Dunia modern sering kali menyebutkan perihal ukuran ras manusia berbeda ukuran ini sebagai naskah kuno dan cerita rakyat, yang banyak diceritakan dari berbagai kebudayaan berbeda. Namun bagaimanapun juga dari banyak bukti sisa peninggalan yang ditemukan di seluruh dunia, barangkali cerita-cerita "dongeng" ini mungkin adalah kisah nyata pada waktu itu.

Jika ras manusia berbagai ukuran ini benar-benar ada, mengapa tiga ukuran dan kemanakah dua ukuran yang lain saat sekarang ini? Apakah mereka mempunyai hubungan sosial yang baik atau bermusuhan dengan leluhur kita? Apakah mereka saling tolong menolong? Atau saling tidak peduli? Struktur sosial apa yang mereka punyai? Sekarang kita hanya dapat melihat pada cerita-cerita dari jaman yang sangat lampau dan mengira-ngira berapa banyak lagi mitos dengan bukti kongkrit yang akan terungkap.

Sumber :
erabaru.net

18 Juli 2010

Ramalan Terakhir Mama Lauren

Dalam situs Matabumi.com, Peramal Mama Laurent menyebutkan bahwa tahun 2010 akan banyak terjadi peristiwa yang menghebohkan. Lebih dari yang terjadi di tahun 2009.

Pada tahun 2010 akan terjadi kejadian-kejadian alam yang ekstrim. Gempa bumi karena gesekan atau tabrakan lempeng bumi dasar laut, gunung meletus, angin ribut atau puting beliung, angin puyuh buangan dari belahan bumi utara dan belahan bumi selatan khatulistiwa.

Tahun 2010 juga akan terjadi musibah besar yang disebabkan oleh kesalahan pemakaian nuklir.

Di masa lalu, pada Tahun Macam Loga, pernah terjadi peristiwa besar. ada Perang Dunia I, Krisis Kuba, Serangan RRT ke Tibet, serangan Kosovo atau Rusia yang terpecah belah, dan agresi Amerika ke Irak.

Di tahun 2010, akan banyak terungkap kesalahan-kesalahan penyelenggaraan Negara di masa lalu. Penyelewengan-penyelewengan yang belum terungkap di saat ini, akan muncul ke permukaan.

Beberapa orang Presiden terpaksa harus mengundurkan diri karena depresi atau tekanan akan banyak kebijakan yang berlawanan, bertentangan serta pemaksaan dari penguasa yang sangat luar biasa.

Para pengusaha atau perusahaan dan saudagar akan banyak mendapat tekanan dari peraturan peraturan yang tidak pada tempatnya, dan banyak yang di antaranya menemui jalan buntu, khususunya di bidang pemasaran, hiburan, kehidupan malam, yang berbuntut pada kebangkrutan.

Perjalanan 2010, banyak momen yang menuntut penataan ulang berbagai system dan peraturan penyelenggaraan Negara guna menjaga agar tidak terjadi kebuntuan atau kemacetan dalam penyelenggaraan Negara yang berbuntut pada terjadinya pemogokan di berbagai bidang.

Meski begitu, tahun 2010 ada celah untuk berinovasi untuk mencapai perubahan. Akan terjadi perkembangan pesat pada teknologi, cabang-cabang IT akan bertambah banyak, dan itu semua sangat berarti besar dalam kehidupan manusia, khususnya dunia usaha.

Dalam dunia kesehatan, tahun 2010 juga akan mencatat, kemajuan yang berarti khususnya dalam tata kelola medis, juga terciptanya obat-obatan baru. Juga, adanya produk inovatif yang merakyat seperti ballpoint, kaset ban, kamera sekali pakai.

Dalam dunia mode, akan ngetren warna-warna menyolok yang sangat disukai konsumen, gampang dipasarkan, hal ini sesuai dengan penampilan Macan Logam.

Di bidang olahraga, akan muncul prestasi besar yang mendunia sifatnya.

16 Juli 2010

Chachapoyas, Misteri Peradaban yang Hilang di Puncak Amazon Peru

Kota kuno Chachapoyas, negeri orang-orang awan yang hilang ratusan tahun lalu berhasil ditemukan. Sebutan "masyarakat awan" mungkin karena mengacu pada pegunungan andes yang selalu berselimut awan. Kehidupan dan kebudayaan kota kuno yang eksis sejak abad ke-9 ini, sampai sekarang masih misteri dan sulit diungkap karena mereka tidak banyak meninggalkan "catatan".



Meski hilang tanpa jejak selama ratusan tahun, namun jejak peradaban kota Chachapoyas yang kini masuk wilayah utara Peru, masih bisa ditemukan. Deretan patung-patung menghadap ke matahari terbit yang terkenal dengan sebutan "prajurit awan" tetap berdiri tegak hingga kini. Patung-patung itu melambangkan keperkasaan masyarakat mereka di masa lalu.
Situs Karija ini dibangun hampir 1 milenium. Sebenarnya itu merupakan kuburan, setiap patung melambangkan tokoh yang di makamkan di sana. Mungkin bisa dibilang mirip dengan situs-situs makam di Tanah Toraja, Sulawesi.



Patung-patung itu terbuat dari clay dan plant matt di mana di dalamnya berisi mumi para tokoh Chachapoya. Yang uniknya posisi patung berisi mumi itu sangat sulit dijangkau. Entah bagaimana masyarakat pada jaman itu membawa dan menempatkannya di sana. Sebab, telah diteliti, tidak ada jalan yang bisa diakses menuju tempat itu.



Kisah bangaimana kehidupan di Chachapoyas nyaris menjadi misteri karena tempatnya sangat terisolir. Kota kuno Chachapoyas yang hilang ini, ditemukan tahun 2008 di hutan lebat Amazon, yang sangat terisolir, oleh tim ekspedisi arkeologi. Jaraknya sekitar 500 km sebelah timur laut Lima.


Tim arkeologi menemukan benteng-benteng dari batu serta bangunan-bangunan yang berada di tepi jurang, sisa-sisa tembok yang memuat lukisan-lukisan yang di pahat di bebatuan. Mungkin ini dibangun mereka untuk melindungi dari musuh.



Sayangnya, tidak banyak yang tahu tentang keberadaan kota kuno ini. Hanya sedikit catatan tentang hal itu, termasuk tentang kebudayaan mereka yang berkembang di abad ke-9. Kenyataannya, kota kuno itu berada di puncak ketinggian. Diduga, kota di ketinggian itu sengaja dikembangkan untuk pertahanan terhadap musuh.
Akan tetapi nasib mereka menjadi tak menentu ketika kekaisaran Inca semakin berkembang dan berhasil menaklukkan mereka 500 tahun lalu. Meskipun bangsa Chachapoyas sempat memberi perlawanan keras, namun kekuatan Inca tak tertandingi.



Keberuntungan datang ketika Spanyol datang pada 1535. Sisa-sisa suku Chachapoyas berpihak pada Spanyol untuk berperang melawan suku Inca. Namun kemudian datang penyakit orang Eropa, yakni cacar, yang melenyapkan populasi mereka.



Penulis sejarah Cieza Pedro de León menulis, sosok orang-orang Chachapoyas berkulit putih dan tampan, kaum wanitanya cantik-cantik, itulah sebabnya banyak orang Inca ingin menjadikan mereka istri.
Makam tokoh orang-orang awan ini di chullas, di sisi tebing yang dicat dengan atap runcing, khususnya yang ditemukan di Revash. Namun yang paling mengesankan dari peninggalan konstruksi Chachapoyas adalah Kuelap, benteng monumental yang berada 9.500 meter di atas permukaan laut. Bangunan itu bagian luarnya dilindungi oleh batu-batu besar.



Di Kuelap ada sekitar empat ratus gedung yang mungkin ditempati oleh sekitar 3.500 jiwa. Bandingkan dengan bangunan milik bangsa Inca, Manchu Picchu yang terkenal. Kompleks ini (Kuelap) menunjukkan bahwa bangsa Chachapoyas pada 1000 tahun lalu telah mampu membuat suatu yang luar biasa.



Siapa yang tahu, apalagi yang akan ditemukan di pedalaman andes amazon? Semua memang masih misteri, seperti misteriusnya Chachapoyas. Minimnya catatan tentang suku ini memunculkan pesimis apakah bisa menguak kisah "orang-orang awan" ini.

Sumber : dianaruntu.wordpress.com

24 Juni 2010

Benarkah Bayi Dajjal Telah Lahir Di Israel

Beredar Foto seorang bayi dengan mata satu diberbagai media-media forum di internet, bayi tersebut banyak menjadi perdebatan, karena sebagian diantara netters di forum, menyatakan bahwa bayi ini merupakan dajjal yang akan datang kedunia pada saat hari kiamat tidak lama lagi akan tiba.

Dalam berita yang berasal dari negara antah barantah itu, konon bayi tersebut lahir di Israel. Sayangnya sumber berita tersebut akurasinya tidak dapat dipertanggung jawabkan. Demikian pula hasil gambaran fotonya juga masih menyimpan berbagai kejanggalan. Banyak pihak menuding bahwa rekayasa canggihpun tampaknya mudah saja dibuat oleh siapa saja yang punya kemampuan dan punya maksud tertentu. Sebaliknya banyak juga yang meyakini berita itu benar adanya.

Meski berita dan gambar tersebut masih banyak mengandung keraguan, namun tak pelak lagi berbagai komentar dan gunjingan dan spekulasi bermunculan. Isu pertama yang dihembuskan adalah telah lahir seorang Dajal di Israel. Benarkah Dajal ?

Dalam postingan sebelumnya telah dibahas tentang Benarkah Sai Baba itu Dajjal ? yang juga mengejutkan banyak pihak.

Berikut adalah foto bayi bermata satu yang banyak menimbulkan pro dan kontra dikalangan netters dan menjadi ajang perdebatan dibeberapa forum-forum internet.



















Dajal

Dalam ajaran Islam, Dajal (b. Arab: الدّجّال al-dajjāl “pembohong, penyamar”) ialah suatu makhluk jahat yang akan muncul sebelum Hari Kiamat. Dalam ajaran Kristian, Dajal dikenali sebagai Antichrist. “Dajal” adalah kata Arab lazim, digunakan dalam kata “nabi palsu”. Tetapi “Al-Dajal”, dengan rencana pasti, merujuk kepada “Si Penyamar”, satu pembohong spesifik akhir-masa. Ia adalah layak untuk nota yakni istilah Al-Masih Ad-Dajal (Bahasa Arab untuk “Si Masih Palsu”) adalah terjemahan berkait dari istilah Suryani “Meshiha Deghala”, dimana telah menjadi kosa kata lazim dari Timur Tengah selama lebih 400 tahun sebelum penurunan al-Quran, melalui Peshitta (dimana menggunakan istilah ini sebalik dari Greek “antichristos”).


Sifat Dajal

Dajal tidak disebut dalam al-Quran, tetapi pelbagai hadis Sunah menghuraikan sifat-sifat Dajal, seperti berikut (dimana lazimnya dipercayai oleh Muslim):


  • Dia (Dajal) adalah seorang pemuda yang rambutnya keriting, matanya menyembul keluar, menurut Rasulullah s.a.w. seperti Abdul Uzza bin Qathan. “Hendaknya diantara kamu bertemu dengannya,hendaklah membaca permulaan surat Al-Kahfi”(Sabda Rasulullah s.a.w). Sesungguhnya ia keluar dari jalan antara Syam dan Irak kemudian merusak kanan kirinya.
  • Dia akan fizikalnya berbentuk cacat, dan akan buta pada mata kirinya. Mata kanannya akan berkini tetapi ia akan jadi gelap (hitam). Dalam sebilangan hadith dia dirujuk sebagai satu-mata. Dia akan menunggang keldai putih dimana setiap langkah akan dibentang sebatu, akan makan api dan menghembus asap, terbang atas tanah dan menyeberang laut.
  • Dia akan menipu para imam, mengajar mereka bahawa Syurga ialah Neraka dan sebaliknya.
  • Huruf Arab kaf-fa-ra (kafara, bermaksud “kafir”) akan muncul pada dahinya dan akan dibaca oleh Muslim sebenar samada mereka boleh baca ataupun tidak.
  • Dia boleh melihat dan mendengar pelbagai benda di banyak tempat pada masa yang sama.
  • Dia mempunyai kuasa untuk mengelirukan manusia.
  • Dia akan cuba meletakkan manusia pada takhta Tuhan.
  • Suatu hari pada musim kemarau, dia bakal menanya; adakah kau mahu api atau air? Jika anda memilih air itu bermakna yang anda minta adalah api, manakala jika anda minta api yang diberikan ialah air.
  • Dia akan mendakwa diri sebagai Tuhan dan akan menipu manusia dalam berfikir yakni dia telah bangun dari kematian. Salah satu orang khusus akan dia bunuh dan kemudian dia akan kini menghidupkan dia, sesudah itu Allah akan menghidupkan dia. Dia takkan mempunyai kuasa ini lagi. Pada sumber lain (menurut kepada siri Akhirat oleh Anwar al-Awlaki), seorang lelaki beriman akan datang dari Madinah terus ke Dajal, berdiri pada atas Uhud, dan dengan beraninya mendakwa Dajal adalah Dajal. Dajal kemudian akan menyoalnya: “Adakah anda akan percayakan saya (yakni sayalah tuhan) jika saya bunuh anda dan kemudian menghidupkan anda?”. Dajal akan melakukan sedemikian dan selepas penghidupannya lelaki beriman akan berkata bahawa dia semakin tidak percayakan kepada ketuhanan Dajal.
  • Sesiapa yang menolak dan enggan percaya dengannya akan menderita kemarau dan kebuluran manakala sesiapa yang menerimanya akan hidup dalam kehidupan senang.
  • Sesetengah tradisi Islam mengaitkan yakni dia akan muncul pada Isfahan, dan dia akan membawa Yahudi Isfahan dan ramai bekas Muslim dan bekas Kristian menyokongnya.
  • Dia tidak berupaya memasuki Makkah atau Madinah.
  • Imam Mahdi akan menentangnya dengan nama Islam.
  • Dia akan dibunuh oleh Nabi Isa a.s. dekat pagar Ludd, di mana Israel terdapat kini.

Perlindungan dari Dajal

Berbagai pihak berpendapat bahwa berita dan gambar tersebut adalah kebohongan besar yang sengaja dihembus-hembuskan untuk kepentingan tertentu. Tetapi tak sedikit yang percaya bahwa hal itu memang nyata terjadi. Namun apapun perdebatan itu, bila nantinya Dajal tersebut muncul di muka bumi ini maka tiada salahnya manusia untuk lebih introspeksi diri dan mempersiaokan diri bersama. Dan, tampaknya Dajal nantinya akan tetap terlahir di dunia ini hanya tiada yang bisa memastikan kapan ?
Namun menurut Hadist sudah ada tuntunan yang dapat melepaskan diri dan berlindung dari adanya Dajal tersebut. Nabi Muhammad s.a.w. mengingatkan para pengikutnya untuk membaca sepuluh ayat dari Surah Al-Kahfi sebagai perlindungan dari Dajal. Baginda juga mengingatkan para pengikutnya untuk berdoa, “Ya Allah! Aku berlindung dengan-Mu dari musibah Dajal.” Baginda juga menyatakan terdapat tiada musibah yang lebih hebat daripada Dajal sejak penciptaan Nabi Adam a.s. hingga Hari Kebangkitan.


Berbagai Peristiwa, Foto dan berita Bayi bermata satu























Bayi Bermata Satu Lahir di Bali

Seorang bayi perempuan lahir dengan organ muka tidak sempurna. Matanya hanya satu dengan dua bola mata, dan hidungnya mirip belalai gajah. Bayi malang yang belum diberi nama itu lahir di RS Wangaya, Denpasar, Bali pukul 11.30 WITA, Jumat (28/5/2004). Dia hanya memiliki satu kelopak mata yang berada di tengah dahi, persis di pangkal hidung. Ada dua bola mata pada satu mata itu. Dia juga memiliki hidung yang menyerupai belalai gajah sepanjang 2 cm dengan satu lubang hidung. Posisinya tepat di atas kelopak mata. Bayi itu merupakan buah hati pasangan Gde Adnyana Putra (34) dengan Made Julianti (30).
Adnyana hanya seorang satpam, sedangkan Julianti punya usaha kecil-kecilan dengan membuka warung di rumahnya. Mereka beralamat di jalan Gusti Ngurah Rai Mengwi Kabupaten Badung. Sang bayi lahir dengan operasi caesar karena kondisinya sungsang. Beratnya hanya 2 kg dengan panjang 48 cm. Hingga kini, Julianti masih dirawat dan belum tahu tentang kondisi putrinya. Sedangkan Adnyana yang sudah melihat putrinya itu tampak terkejut dan tak kuasa menahan tangis.

sumber : nessyoctavia - korananakindonesia

Langit Yogjakarta Terbelah, Akankah Timbul Bencana ?

Masyarakat di Yogyakarta dikejutkan oleh fenomena alam berupa cahaya yang menyorot sehingga langit seperti terbelah. Mirip sinar senter raksasa di sore hari, cahaya biru terang benderang seakan membelah langit Yogyakarta. Fenomena alam yang indah tersebut, banyak disikapi kekawatiran oleh berbagai msyarakat di Yogjakarta. Adakah bencana alam yang akan menyertai berkaitan dengan tanda-tanda alam itu. Maklum, masyarakat Yogjakarta sempat trauma saat diguncang gempa bumi yang dahsyat beberapa tahun lalu. Bencana tersebut juga sebelumnya diikuti adanya bentuk awan yang aneh di kota itu ?

Berbagai lapisan masyarakat yang menyaksikan bergumam : Indah sekali langit Yogja saat itu, tapi banyak yang bertanya-tanya apakah akan ada bencana alam lagi di kota ini ? Saat melintas di Jalan raya, ratusan orang memandang ke langit dan menonton fenomena langit terbelah itu. Banyak orang Yogja saat itu ikut menyaksikan dan melihat pemandangan yang istimewa itu.

Fenomena langit Yogyakarta terbelah itu terjadi pada 11 Juni 2010. Tak banyak media yang mengungkapnya. Tapi, beberapa situs astronomi heboh membahasnya. Sepintas foto tersebut adalah hasil rekayasa dengan Adobe Photoshop. Padahal itu foto asli. Foto tersebut diambil oleh Ney Cassanova dari wilayah Kalasan, Yogyakarta, pada 11 Juni 2010 pukul 17.30.

Beberapa masyarakat Yogja yang menyaksikan fenomena itu pun selain merasa kagum juga dilanda rasa khawatir. Mereka cemas fenomena itu akan mendatangkan bencana seperti ketika Yogyakarta gempa selama dua hari. Seorang penduduk Yogja mengaku melihat kejadian itu sore menjelang magrib.

Fenomena Alam Biasa



Sebenarnya fenomena alam yang indah tersebut adalah hal yang biasa terjadi. Salah satu fenomena senter raksasa, sering disebut Anticrepuscular Rays dan Crepuscular Ray atau sun rays. Fenomena anticrepuscular ray dan crepuscular ray itu sudah sering terjadi. Hanya saja fenomena langit terbelah yang terjadi pada 11 Juni 2010 itu sangat dominan dan lebih jelas kelihatannya. Padahal itu sudah biasa terjadi seperti kita melihat pelangi dan bisa dilihat dengan mata telanjang. Biasanya Anticrepuscular terjadi di langit sebelah Timur, sementara crepuscular terjadi sebelah Barat. Keduanya, muncul pada saat matahari terbenam, yakni sekitar pulul 17.30. Biasanya menjelang magrib.

Crepuscular Ray terjadi ketika cahaya matahari terlihat beradiasi dari satu titik tertentu. Radiasi cahaya ini bisa terjadi karena cahaya matahari masuk melewati celah-celah di antara awan atau objek lain dan biasanya terlihat menjelang matahari terbit atau tenggelam. Adapun anticrepuscular Ray adalah fenomena yang mirip dengan Crepuscular, namun terlihat berada di tempat yang berlawanan dari matahari.
Kejadian itu juga terjadi di Nebraska, Florida, South Dakota. Ketiganya ada di Amerika Serikat. Kejadian unik berupa cahaya raksasa yang menyorot langit sehingga langit tampak terbelah itu terlihat di South Dakota pada 2007. Warnanya biru mencolok.
Hal serupa terjadi Nebraska, 26 Juni 2008. Orang awam akan melihat keanehan itu sebagai bentuk kemarahan Tuhan atau ada makhluk angkasa luar yang sedang melintas. Padahal fenomena itu terjadi karena sinar matahari terhalang obyek tertentu seperti awan. Para pecinta astronomi juga mencatat hal serupa terjadi di Thailand pada 2007. Hal serupa terjadi di Nebraska.



Berbagai Anticrepuscular Rays dan Crepuscular Ray di seluruh Penjuru Dunia



































sumber : korananakindonesia

22 Juni 2010

Benarkah Sai Baba itu Dajjal ?

Sai Baba = Dajjal ???
Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menyedot perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, tepatnya India Selatan.


Rasulullah saw bersabda kepada kami, Dajjal akan keluar dari bumi ini dibagian timur bernama Khurasan (Jamiu at Tirmidzi).

Abu Hurayrah meriwayatkan bahwa Nabi saw. bersabda:"Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya. "

Bisa jadi Sai Baba ini adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya al-Masih al-Dajjal (Dajjal nantinya akan berperang dengan imam mahdi dan di bunuh oleh nabi Isa as).

wallahu al'am.

Laki-laki ini memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang - bahkan - jutaan yang datang dari berbagai suku bangsa dan agama. Saat ini laki-laki ini sudah memiliki puluhan juta pengikut..

Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak menjadi korban berikutnya dari fitnah Sai Baba ini.

"Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting..." (HR.Bukhari dan Muslim)

"Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati (HR.Ibnu Majah)


Antara DAJJAL dan SAI BABA

1) Dajjal seorang laki yang berpostur pendek, gempal, berambut kribo, berkaki bengkok (agak pengkor). Sai Baba seorang yang berpostur pendek dan berambut kribo.

2) Dajjal memiliki mata yang buta. Sai Baba pernah mengalami kebutaan di waktu muda kemudian sembuh kembali.

3) Dajjal datang dan bersama ada gunung roti dan sungai air. Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) dari udara melalui tangannya.

4) Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan depat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang. Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam hitungan kejapan mata.

5) Dajjal mengikuti pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal. Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia dari berbagai macam suku, bangsa, negara dan agama.

6) Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/ baik, sehingga banyak sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya. Sai Baba mengaku sebagai orang yang bijak yang membawa misi perdamaian, cinta kasih menghapuskan segala persengketaan dengan bijaksana.

7) Dajjal akan muncul dan sebagai nabi. Sai Baba memposisikan dirinya sebagai nabi kepada pengikut2nya.

8) Dajjal akang menggunakan nama Al-Masih. Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai Isa Al-Masih setelah tahun 2020.

9) Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan. Sai Baba mengklaim bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta.

10) Dajjal akan mendakwahkan agama Allah. Dalam banyak majlis darshanya Sai Baba banyak berbicara tentang Islam, Al-Qur'an dan keharusan untuk memahaminya.

11) Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit. Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati juga menyembuhkan penyakit barah.

12) Dajjal dapat menurunkan hujan. Sai Baba memiliki kemampuan menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk irigasi (di NTT sedang di bangun proyek Sai Baba untuk pengairan di daerah yang kering).

13) Dajjal bisa mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh, lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya. Sai Baba mampu menciptakan patung emas, kalung emas, injil mini dan berbagai bentuk medalai berlafadz ALLAH dalam sekejap.

14) Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali. Sai Baba bisa menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia.

15) Dajjal bisa berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad lainnya yang merupakan benruk reinkarnasi dirinya.

16) Dajjal bisa membesarkan tubuhnya. Sai Baba memliki kemampuan berjalan di udara dan membuat kemukjizatan pada sebuh pesawat terbang.

17) Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makanan. Sai Baba juga manusia biasa yang makan dan minum sebagaimana manusia lainnya, ia juga bisa berjalan ke pasar, rumah sakit, proyek irigasi dan tempat lain yang biasa dikunjungi manusia.

18) Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh2an dan air. Sai baba bisa mengeluarkan air dengan hentakan kakinya.

19) Dajjal tidak memliki anak. Sai Baba mandul, ia tidak beranak dan tidak berkeluarga (tidak menikah).

20) Dajjal memimpin orang yahudi. Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.

21) Dajjal muncul di zaman pertikaian. Sai Baba mengklaim bahwa ia datang dari masa banyak pertikaian dan persengketaan, dan kedatangannya untuk menegakkan kebenaran dan membinasakan kejahatan wahai kaum muslimin, apa lagi yang kita tunggu, marilah segera kita kembali kepada Allah dan rasulnya.

"Jika salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan bacaan tasyahhud akhirnya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat hal. Hendaknya ia berkata : 'Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, adzab kubur, fitnah (cobaan) hidup dan mati serta dari keburukan fitnah Dajjal."
Dikutip dari situs Sebuah Kehidupan